/
Lifestyle

Pantun Teka-Teki dan Jawabannya: Seni Kesanakalan Kata dalam Budaya

37
×

Pantun Teka-Teki dan Jawabannya: Seni Kesanakalan Kata dalam Budaya

Sebarkan artikel ini

Merangkai.com – Pantun teka-teki merupakan bagian integral dari tradisi lisan di berbagai budaya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pantun teka-teki mampu memberikan hiburan sekaligus melatih pemahaman bahasa dan daya berpikir. Berikut ini beberapa pantun teka-teki beserta jawabannya untuk meramaikan suasana:

Teka-Teki 1

Di atas gunung bunga seroja
Di bawah gunung ada tram melaju
Apa yang datang saat pagi dan sore saja?

Jawabannya:

Adzan. Adzan berbunyi lima kali sehari namun untuk pagi dan sore itu yang paling dikenal. Mengingatkan umat Islam untuk menjalankan salat wajib.

Teka-Teki 2

Pucuk pohon cempedak,
Di bawah pohon durian raya.
Bulat-bulat di pasar malam,
Tidak terjual disimpan lagi?

Jawabannya:

Matahari. Pantun ini menggunakan analogi pasar malam untuk menggambarkan matahari seakan-akan seperti objek ‘bulat-bulat’ yang ‘tidak terjual’ (tidak tampak) pada malam hari, dan ‘disimpan’ (muncul kembali) ketika pagi tiba.

Teka-Teki 3

Ditanam benih di tengah padang,
Tumbuh tanaman menutupi nusantara.
Ditimang-nimang tiada rebah,
Diupah-upah tidak sanggup membawa?

Jawabannya:

Angin. Pantun ini menggambarkan sifat angin yang bisa ‘menyentuh’ seluruh nusantara dan ‘ditimang-nimang’ (dapat dirasakan) tetapi tidak akan ‘rebah’ (tidak tampak secara fisik). Begitu juga halnya dengan angin, sekalipun ‘diupah-upah’ (dapat dirasakan) tetapi kita tidak ‘sanggup membawa’ (tidak bisa ditangkap atau dipegang).

Teka-Teki 4

Di atas gunung bunga melati,
Di bawah gunung batu berserakan.
Beribu-ribu di hutan belantara,
Sampai tua tak pernah beranak?

Jawabannya:

Batu. Pantun ini menggambarkan batu yang bisa ditemukan ‘beribu-ribu’ di hutan belantara namun meski sampai batu itu ‘tua’, mereka ‘tak pernah beranak’ (tidak bisa berkembang biak atau bertambah jumlahnya sendiri).

Pantun teka-teki adalah bagian menarik dari tradisi lisan kita. Selain sebagai hiburan, pantun teka-teki juga dapat melatih kemampuan berpikir dan menambah pemahaman kita tentang bahasa dan budaya kita. Semoga beberapa contoh pantun teka-teki ini dapat menghibur dan memberikan tantangan untuk otak kita.